Minggu, 01 Desember 2024

SISTEM KOMPUTER LAPORAN DAN PRESENTASI

SISTEM KOMPUTER

 

A.    PENDAHULUAN 

1.   Latar Belakang

Komputer merupakan alat modern yang tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari. Baik di sekolah, di kantor dan bahkan di rumah. Maka kita harus mampu memahami dan mengetahui seluk-beluk di dalamnya. Apalagi sebagai siswa, sangat butuh dalam memahami sistem komputer, untuk membantu memudahkan dalam proses pembelajaran.

2.   Tujuan Pembuatan Laporan

Dalam laporan ini kami akan mencoba menguraikan pembahasan tentang Sistem Komputer, agar kita bisa memahami komponen-komponen utama pada komputer dan cara kerjanya untuk memudahkan dalam pengoperasian komputer.

Pembuatan laporan ini bertujuan untuk melengkapi salah satu tugas membuat laporan tertulis tentang system computer pada mata pelajaran Informatika yang di ajarkan oleh buk Reni Susilawati, S.Pd. 

B.    SISTEM KOMPUTER 

1.   Pengertian Sistem Komputer                                                                

Sistem komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang bekerja bersama-sama untuk mengolah data dan menghasilkan informasi.

Sistem Komputer mencakup :

a.   perangkat keras (hardware),

b.   perangkat lunak (software), dan

c.   brainware (pengguna atau orang yang menggunakan komputer).

2.   Komponen Utama Sistem Komputer dan Fungsinya

a.   Perangkat Keras (Hardware)

Hardware adalah komponen fisik yang dapat kita lihat dan sentuh. Beberapa komponen hardware utamanya:

1)  CPU (Central Processing Unit), Sering disebut sebagai "otak" computer. CPU berfungsi untuk memproses semua perintah yang diberikan.

2)  Memori (RAM), yaitu Tempat penyimpanan data sementara berfungsi  membantu CPU bekerja lebih cepat.

3)  Storage (Penyimpanan): Seperti Hard Disk atau SSD, berfungsi untuk menyimpan data secara permanen.

4)  Input/Output (I/O) Devices: perangkat pendukung yang dipasang ke CPU, seperti keyboard, mouse, dan monitor yang berfungsi  sebagai perantara interaksi kita dengan computer, kalau di Laptop langsung terpasang.

b.   Perangkat Lunak (Software)

Software adalah aplikasi yang menjalankan fungsi tertentu di komputer. Software dibagi menjadi dua jenis utama:

1)  Sistem Operasi (OS) adalah perangkat lunak utama yang mengelola seluruh aktivitas di komputer, seperti Windows, macOS, atau Linux.

2)   Aplikasi: Program seperti Microsoft Office, browser, atau aplikasi belajar online yang membantu kita menyelesaikan tugas tertentu.

c.   Brainware (Pengguna)

Brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer, baik itu pengguna awam maupun ahli. Pengguna memiliki peran penting untuk menjalankan program sesuai kebutuhan.

3.   Cara Kerja Sistem Komputer

Secara sederhana, sistem komputer bekerja dengan cara:

a.   Input yaitu komputer menerima data melalui perangkat input seperti keyboard atau mouse.

b.   Proses: CPU akan memproses data tersebut dan menggunakan RAM untuk mempercepat proses.

c.   Output: Hasilnya akan ditampilkan melalui perangkat output seperti monitor.

d.   Penyimpanan: Data dapat disimpan secara permanen di storage untuk digunakan kembali nanti.

C.    KESIMPULAN

1.   Kesimpulan

Sistem komputer adalah beberapa komponen yang bekerja sama  mengolah data untuk menghasilkan informasi, berupa hardware, software dan brainware. Hardware adalah komponen yang bisa kita sentuh seperti CPU, keyboard, monitor, mouse, dan sebagainya. Software adalah aplikasi yang diinstal dan berada dalam computer untuk menjalankan fungsi computer. Brainware adalah pengguna computer sebagai penentu berjalannya sebuah komputer.                                                                                                      

2.   Saran

Dengan memahami komponen dan cara kerjanya, kita bisa lebih paham bagaimana teknologi membantu kita dalam berbagai aspek kehidupan, maka jangan pernah malas apalagi takut berinteraksi dengan teknologi, karena bila digunakan dengan baik akan memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Namun perlu diingat, dalam menggunakan teknologi harus teliti dan selektif agar tidak dapat pengaruh negatif dari teknologi (cerdas IT).

 

 

VIDEO PRESENTASI SISTEM KOMPUTER KELAS 9, AFDHALUL FIKRI

 https://youtu.be/d42HXqY6f90 



Jumat, 29 November 2024

DUNIA OLAH RAGA

 Dunia olahraga adalah sebuah arena di mana berbagai jenis kegiatan fisik dan mental yang kompetitif dilakukan. Olahraga mencakup berbagai cabang, seperti sepak bola, basket, tenis, bulu tangkis, atletik, renang, dan masih banyak lagi. Olahraga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, kesehatan, serta hiburan, baik untuk para pemain maupun penonton.


Olahraga juga dapat mempererat hubungan antarnegara dan budaya, seperti yang terlihat pada ajang-ajang internasional seperti Olimpiade dan Piala Dunia. Selain itu, olahraga juga dapat membantu dalam pembentukan karakter, kerjasama tim, serta pengembangan keterampilan fisik dan mental.


Dalam dunia olahraga, ada banyak aspek yang menjadi sorotan, mulai dari prestasi atlet, event-event besar, hingga isu-isu sosial yang berkembang seputar olahraga, seperti kesetaraan gender, doping, dan hak asasi manusia.


CONTOH PERMAINAN OLAH RAGA

1.BOLA KAKI

2.BOLA VOLY

3.BOLA BASKET

4. BULU TANGKIS00

5.BOLA BISBOL

6.BOLA TAKRAU

7.TOLAK PELURU

8.RENANG

9.LARI

10.CATUR

Minggu, 27 Juni 2021

Khutbah: CINTA LIMA PERKARA LUPA LIMA PERKARA

CINTA 5 PERKARA LUPA 5 PERKARA

Edhie
 


اِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهْ.

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

اَمَّا بَعْدُ يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

ثَمَّ قَلَ اللهُ تَعَالى فَى الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمْ : ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار


Artinya: Akan datang suatu masa pada umatku, dimana mereka mencintai 5 perkara dan lupa terhadap 5 perkara; pertama: mereka cinta dunia dan melupakan akhirat, kedua :mereka cinta hidup dan melupakan kematian, ketiga: mereka cinta bangunan-bangunan mewah dan melupakan kubur, keempat mereka cinta kepada harta dan melupakan hisab, kelima mereka cinta kepada makhluk dan melupakan Pencipta.


Saudaraku rahima kumullah...!

Jika kita perhatikan masa yang disabdakan Rasul itu cocok dengan masa kita sekarang ini, mengapa? Karena kelima kriteria tersebut sudah datang saat ini.

Yang pertama

 يحبون الدنيا وينسون الآخرة 

Mencintai dunia dan lupa akan akhirat. 

Sesuai yg dikabarkan Rasul tersebut, begitu banyak saat ini kita saksikan, manusia hanya mengingat dunia dan dunia saja. Mereka lebih takut (tidak mendapat kesenangan dunia, menderita, kesusahan, dibakar api dunia). Sebagai contoh: diperingati untuk tidak berjalan disuatu tempat karena tempat itu bayak api, betapa besar ungkapan syukurnya kepada yang memberikan nasehat itu.

namun ketika manusia diperingati untuk jangan berjalan kedalam kemaksiatan, ayo menutup aurat, ayo beribadah, ayo kita ke solat jumat kemesjid, jangan berjudi, jangan minum-minuman keras tapi manusia banyak tak peduli, bahkan tidak sedikit dari mereka yang marah bahkan sampai membenci dan memusuhi orang yang mengingatkan nya,  hingga dia tetap bersikukuh untuk berjalan ketempat maksiat itu dan akhirnya dia terbakar oleh api akhirat yang panasnya berajuta-juta kali panas dunia. menurut riwayat panasnya api neraka itu jika diletakan bara api neraka sebesar biji cabe maka seluruh tubuh manusia akan mendidih terkelupas saking panasnya. Naudzubillah...

ibarat seeorang yang merantau, maka sudah barang tentu ia akan mengumpulkan dan menabung harta sebanyak banyaknya, agar suatu saat ia pulang kampung, tidak menderita atau mengalami kesulitan selama di kampung.


 Allah berfirman

وَلَلاخرة خير لك من الاولى

Sungguh akhirat itu lebih baik bagimu dan lebih utama dibandingkan dengan dunia.

Ayat ini bukan menyuruh kita untuk melupakan dan lari dari kehidupan dunia ini, dan fokus hanya memikirkan akhirat saja. Tetapi ada keseimbangan diantara keduanya.

A'mal lidunyaka kaannaka taisu abadan. Wa'mal li akhiratika kaannaka tamutu gadan

Namun, adakalanya, kita melakukan kegiatan dunia, tetapi nilai yg diperoleh adalah akhirat, bagaimana caranya?? kita jadikan urusan dunia kita ini sebagai jalan untuk menuju akhirat. 

Silahkan kita bertani, tetapi karena mencari nafkah keluarga yang diridhai Allah, 

silahkan berdagang, tetapi untuk mendapatkan harta yang diridhai Allah, 

silahkan berkumpul dengan saudara2 kita, tapi perkumpulan untuk mencari rahmat Allah. silahkan isi hidup dengan kegiatan layaknya manusia yang lain, namun semuanya harus lillahi ta’ala. Bukan karena ambisi ,karena riya, atau karena ingin tenar dan lain sebagainya. 

Sesuai dengan do’a yang sering kita baca

ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

Kita meminta kebaikan di dunia dan kebaikan diakhirat. Jika kehidupan di dunia kita baik dalam mengabdi kepada Allah, maka akhiratpun akan baik. Betapa bahagianya orang yang ketika di dunia dia bahagia dan ketika di akhirat pun sangat bahagia, semoga kita dijadikan dari pd golongan mereka. Insya Allah amin, allahumma amin

Ma’asirol Muslimin sidang jum’at R K

Yang kedua

 يحبون الحياة وينسون الموت 

cinta hidup dan lupa kematian.

Setiap kita pasti yakin bahwa kita akan mati, tidak ada suatu perkara didunia ini yang keyakinan kita melebihi datangnya kematian, karena Allah menjelaskan  kullu nafsin zaa iqatul maut

Namun saudaraku..., walaupun manusia yakin dengan kedatangannya, namun sedikit yang menjadikannya pelajaran. Malah banyak orang yang melupakannya, lupa seolah-olah dia tidak akan mati walaupun ia sering melihat kematian seseorang. 

Banyak yang terlena dan tertidur pulas, lalu ketika datang kematian baru terbangun dan sadar, sadar dari perbuatan-perbuatannya waktu didunia, disana baru menyesal karena tak sempat mengumpulkan bekal dan mereka berkata ya Tuhan kembalikan kami kedunia, kami pasti akan menjadi orang yang shaleh, kami pasti akan shalat, kami pasti akan zakat, namun permintaan dan penyesalannya tiada arti. Oleh karena itulah mintalah dan menyesallah selagi masih di dunia ini, karena ketika ajal sudah datang penyesalan tiada artinya.

Yang ketiga

 يحبون القصور وينسون القبور 

cinta kepada bangunan yang mewah namun  lupa kepada kubur.

Banyak saat ini, manusia berlomba-lomba membanguan rumah yang serba mewah, rumah dibangun sedemikian rupa bak Istana, begitu indah dan menakjubkan. namun lupa membangun rumahnya di akhirat, lupa membangun rumah di kuburannya, rela mengeluarkan uang milyaran rupiah untuk membangun gedung, namun membiarkan rumah Allah terbengkalai.

Padalah semua kemewahan istana yang kita miliki tidak akan pernah bisa membuat hidup kita nyaman dalam kubur. Karena yang akan membuat nyaman dalam kubur adalah ibadah kita. Solat kita, puasa kita, sedekah kita, hafalan quran kita, dan lain sebagainya. Alangkah baiknya apabila kemewahan yang kita miliki, kita jadikan tabungan untuk membangun istana diakhirat. Kita bangun rumah2 ibadah, kita bangun tempat majelis ilmu, dan kepentingan masyarakan yang membutuhkan lainnnya. Sehingga kita tidak lagi menjadi orang yang cinta dengan gedung, namun cinta dengan kubur yang menjadi tempat abadi kita untuk selamanya

Maasirol Muslimin sidang jumat R K

Yang keempat

 يحبون المال وينسون الحساب 

cinta harta dan lupa kepada hari perhitungan.

Kita tidak bisa pungkiri, kalau Manusia memang sangat suka dengan harta, namun jangan dengan kecintaan itu lalu membuat kita lupa bahwa harta kita itu akan di hisab kelak.  

Hisab adalah penghitungan dan pertanyaan darimana kita memperoleh, bagaimana cara memperoleh dan kemana kita belanjakan, jika pertanyaan ini bisa dijawab dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan dihadapan Allah maka harta itu pun akan menjadi penolong bagi kita. Namun jika harta itu didapatkan dari jalan haram dari mencuri, berjudi dan sebagainya maka harta itu akan membuat pemiliknya celaka, begitu juga jika harta itu didapatkan dari jalan yang halal namun digunakan untuk sesuatu yang dimurkai Allah maka itupun akan membuat celaka. 

Maka ketika kita memperoleh harta yang halal kita gunakan untuk menunaikan kewajiban kita dan mengabdi kepada Allah dengan menafkahi keluarga, membayarkan zakatnya, dan bershodaqoh maka harta itu akan menjadi penolong kita.

Saudaraku, jangan kita menjadi manusia yang aneh.., seperti kebanyakan mereka diluar sana, hanya berdoa, memohon kepada Allah agar diberi kelimpahan harta saja, tapi sangat sedikit orang yang meminta agar ina menjadi orang yang DERMAWAN selalu dibukakan oleh Allah untuk menyumbangkan hartanya kepada Allah dan orang lain dalam keadaan silit ataupun lapang.


Yang kelima

 يحبون الخلق وينسون الخالق

 cinta makhluk dan lupa kepada Pencipta

Sungguh apa yang disabdakan Rasulallah amatlah benar, dizaman sekarang ini manusia kebanyakan hanya mencintai makhluk dan lupa kepada pencipta, 

Sangat mencintai anak, isteri saudara, mau mati-matian berkorban dan melakukan apapun untuk anak, namun melupakan pengabdian kepada yang menciptakan mereka. 

, sehingga tidak heran terjadi bencana dimana-mana. karena dengan itulah Allah akan membuat manusia ingat kepada-Nya, Jika disuatu negeri juga tidak ada majlis zikir, majlis ilmu dan tak ada yang peduli dengan majlis ini maka turunlah bencana, karena dengan itulah Allah mengingatkan manusia untuk ingat kepadaNya. namun karena didunia ini masih banyak majlis zikir masih banyaak orang-orang yang mengingat Allah hingga akhirnya bencana itupun di tahan oleh Allah. Oleh karena itu marilah kita meramaikan majlis majlis zikir, majlis-majlis ilmu karena Allah akan menurunkan rahmat dan cinta-Nya kepada manusia yang selalu mengingat-Nya.

Rasulallah bersabda

لاتقوم الساعة حتى لايبقى على وجه الارض من يقول الله الله

Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga tidak ada yang tinggal dimuka bumi  yang menyebut Allah Allah

Artinya jika didunia masih banyak manusia yang menyebut Allah dan ingat kepada Allah dan menyemarakkan majlis zikir dan majlis ilmu, maka hari kiamat akan ditunda.

Namun perlu kita sadari majlis-majlis semacam ini sangat sepi peminatnya, walaupun majlis ini hanya 1 jam saja, sangat sedikit orang yang ambil bagian didalamnya. Namun majlis lahwi yang disana manusia bermaksiat dan melupakan Allah amat ramai peminatnya, bahkan tanpa diundang manusia berdatangan menghadirinya walaupun majlis itu berjam-jam atau berhari-hari. 

Ma’asirol Muslimin sidang jum’at R K

Maka mariah kita merenung sejenak dan meresapi kemudian kita melihat diri kita apakah kita termasuk orang yang digambarkan Nabi dalam haditsnya itu.  Jika ia, mari kita semua untuk selalu bertaubat dan memperbaiki diri dengan selalu menyiapkan bekal kita untuk perjalanan kita menuju negri yang kekal, 

1. Lebih mencintai akhirat dari dunia, lebih cinta kematian dari kehidupan, 3. Lebih cinta kubur, daripada istana mewah dunia, bila mencari harta selalu memikirkan hari epenghisaban, bila cinta kepada makhluk, nomor satukan yang menciptakan makhluk. Apabila kita telah memilih itu, maka Allah janjikan kita akan mendapatkan keduanya. Amin ya Allah....ya rabbal ‘alamin

dengan selalu sabar dan istiqomah sembari selalu meminta kekuatan dan petunjuk Allah, karena Allahlah yang menggerakkan setiap anggota badaan kita, Allahlah yang menetapkan hati kita, Allahlah yang mengatur semuanya, dan jika kita mendapatkan kenikmatan dari ketaatan kita maka lihatlah siapa yang memberikan nikmat taat itu bukan melihat ketaatan itu hasil usaha kita, jika kita mendapatkan rizki maka lihatlah yang memberikan kita rizki, karena betapapun sedikitnya rizki kalau diberikan oleh yang Maha Besar akan mendapat barokah dari-Nya.



KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَمَّا بَعْدُ فَيَااَيُّهَا الْحٰضِرُزْنَ. اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

ثَمَّ قَلَ اللهُ تَعَالى فَى الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمْ ( وَالْعَصْرِ ... )

إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلَّونَ عَلَى الَّنِبْيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ....

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Khutbah CINTA 5 PERKARA LUPA 5 PERKARA


 

Khutbah CINTA 5 PERKARA LUPA 5 PERKARA

اِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهْ.

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

اَمَّا بَعْدُ يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

ثَمَّ قَلَ اللهُ تَعَالى فَى الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمْ : ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار


Artinya: Akan datang suatu masa pada umatku, dimana mereka mencintai 5 perkara dan lupa terhadap 5 perkara; pertama: mereka cinta dunia dan melupakan akhirat, kedua :mereka cinta hidup dan melupakan kematian, ketiga: mereka cinta bangunan-bangunan mewah dan melupakan kubur, keempat mereka cinta kepada harta dan melupakan hisab, kelima mereka cinta kepada makhluk dan melupakan Pencipta.


Saudaraku rahima kumullah...!

Jika kita perhatikan masa yang disabdakan Rasul itu cocok dengan masa kita sekarang ini, mengapa? Karena kelima kriteria tersebut sudah datang saat ini.

Yang pertama يحبون الدنيا وينسون الآخرة 

Mencintai dunia dan lupa akan akhirat. 

Sesuai yg dikabarkan Rasul tersebut, begitu banyak saat ini kita saksikan, manusia hanya mengingat dunia dan dunia saja. Mereka lebih takut (tidak mendapat kesenangan dunia, menderita, kesusahan, dibakar api dunia). Sebagai contoh: diperingati untuk tidak berjalan disuatu tempat karena tempat itu bayak api, betapa besar ungkapan syukurnya kepada yang memberikan nasehat itu.

namun ketika manusia diperingati untuk jangan berjalan kedalam kemaksiatan, ayo menutup aurat, ayo beribadah, ayo kita ke solat jumat kemesjid, jangan berjudi, jangan minum-minuman keras tapi manusia banyak tak peduli, bahkan tidak sedikit dari mereka yang marah bahkan sampai membenci dan memusuhi orang yang mengingatkan nya,  hingga dia tetap bersikukuh untuk berjalan ketempat maksiat itu dan akhirnya dia terbakar oleh api akhirat yang panasnya berajuta-juta kali panas dunia. menurut riwayat panasnya api neraka itu jika diletakan bara api neraka sebesar biji cabe maka seluruh tubuh manusia akan mendidih terkelupas saking panasnya. Naudzubillah...

ibarat seeorang yang merantau, maka sudah barang tentu ia akan mengumpulkan dan menabung harta sebanyak banyaknya, agar suatu saat ia pulang kampung, tidak menderita atau mengalami kesulitan selama di kampung.


 Allah berfirman

وَلَلاخرة خير لك من الاولى

Sungguh akhirat itu lebih baik bagimu dan lebih utama dibandingkan dengan dunia.

Ayat ini bukan menyuruh kita untuk melupakan dan lari dari kehidupan dunia ini, dan fokus hanya memikirkan akhirat saja. Tetapi ada keseimbangan diantara keduanya.

A'mal lidunyaka kaannaka taisu abadan. Wa'mal li akhiratika kaannaka tamutu gadan

Namun, adakalanya, kita melakukan kegiatan dunia, tetapi nilai yg diperoleh adalah akhirat, bagaimana caranya?? kita jadikan urusan dunia kita ini sebagai jalan untuk menuju akhirat. 

Silahkan kita bertani, tetapi karena mencari nafkah keluarga yang diridhai Allah, 

silahkan berdagang, tetapi untuk mendapatkan harta yang diridhai Allah, 

silahkan berkumpul dengan saudara2 kita, tapi perkumpulan untuk mencari rahmat Allah. silahkan isi hidup dengan kegiatan layaknya manusia yang lain, namun semuanya harus lillahi ta’ala. Bukan karena ambisi ,karena riya, atau karena ingin tenar dan lain sebagainya. 

Sesuai dengan do’a yang sering kita baca

ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

Kita meminta kebaikan di dunia dan kebaikan diakhirat. Jika kehidupan di dunia kita baik dalam mengabdi kepada Allah, maka akhiratpun akan baik. Betapa bahagianya orang yang ketika di dunia dia bahagia dan ketika di akhirat pun sangat bahagia, semoga kita dijadikan dari pd golongan mereka. Insya Allah amin, allahumma amin

Ma’asirol Muslimin sidang jum’at R K

Yang kedua يحبون الحياة وينسون الموت 

cinta hidup dan lupa kematian.

Setiap kita pasti yakin bahwa kita akan mati, tidak ada suatu perkara didunia ini yang keyakinan kita melebihi datangnya kematian, karena Allah menjelaskan  kullu nafsin zaa iqatul maut

Namun saudaraku..., walaupun manusia yakin dengan kedatangannya, namun sedikit yang menjadikannya pelajaran. Malah banyak orang yang melupakannya, lupa seolah-olah dia tidak akan mati walaupun ia sering melihat kematian seseorang. 

Banyak yang terlena dan tertidur pulas, lalu ketika datang kematian baru terbangun dan sadar, sadar dari perbuatan-perbuatannya waktu didunia, disana baru menyesal karena tak sempat mengumpulkan bekal dan mereka berkata ya Tuhan kembalikan kami kedunia, kami pasti akan menjadi orang yang shaleh, kami pasti akan shalat, kami pasti akan zakat, namun permintaan dan penyesalannya tiada arti. Oleh karena itulah mintalah dan menyesallah selagi masih di dunia ini, karena ketika ajal sudah datang penyesalan tiada artinya.

Yang ketiga يحبون القصور وينسون القبور 

cinta kepada bangunan yang mewah namun  lupa kepada kubur.

Banyak saat ini, manusia berlomba-lomba membanguan rumah yang serba mewah, rumah dibangun sedemikian rupa bak Istana, begitu indah dan menakjubkan. namun lupa membangun rumahnya di akhirat, lupa membangun rumah di kuburannya, rela mengeluarkan uang milyaran rupiah untuk membangun gedung, namun membiarkan rumah Allah terbengkalai.

Padalah semua kemewahan istana yang kita miliki tidak akan pernah bisa membuat hidup kita nyaman dalam kubur. Karena yang akan membuat nyaman dalam kubur adalah ibadah kita. Solat kita, puasa kita, sedekah kita, hafalan quran kita, dan lain sebagainya. Alangkah baiknya apabila kemewahan yang kita miliki, kita jadikan tabungan untuk membangun istana diakhirat. Kita bangun rumah2 ibadah, kita bangun tempat majelis ilmu, dan kepentingan masyarakan yang membutuhkan lainnnya. Sehingga kita tidak lagi menjadi orang yang cinta dengan gedung, namun cinta dengan kubur yang menjadi tempat abadi kita untuk selamanya

Maasirol Muslimin sidang jumat R K

Yang keempat يحبون المال وينسون الحساب 

cinta harta dan lupa kepada hari perhitungan.

Kita tidak bisa pungkiri, kalau Manusia memang sangat suka dengan harta, namun jangan dengan kecintaan itu lalu membuat kita lupa bahwa harta kita itu akan di hisab kelak.  

Hisab adalah penghitungan dan pertanyaan darimana kita memperoleh, bagaimana cara memperoleh dan kemana kita belanjakan, jika pertanyaan ini bisa dijawab dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan dihadapan Allah maka harta itu pun akan menjadi penolong bagi kita. Namun jika harta itu didapatkan dari jalan haram dari mencuri, berjudi dan sebagainya maka harta itu akan membuat pemiliknya celaka, begitu juga jika harta itu didapatkan dari jalan yang halal namun digunakan untuk sesuatu yang dimurkai Allah maka itupun akan membuat celaka. 

Maka ketika kita memperoleh harta yang halal kita gunakan untuk menunaikan kewajiban kita dan mengabdi kepada Allah dengan menafkahi keluarga, membayarkan zakatnya, dan bershodaqoh maka harta itu akan menjadi penolong kita.

Saudaraku, jangan kita menjadi manusia yang aneh.., seperti kebanyakan mereka diluar sana, hanya berdoa, memohon kepada Allah agar diberi kelimpahan harta saja, tapi sangat sedikit orang yang meminta agar ina menjadi orang yang DERMAWAN selalu dibukakan oleh Allah untuk menyumbangkan hartanya kepada Allah dan orang lain dalam keadaan silit ataupun lapang.


Yang kelima يحبون الخلق وينسون الخالق

 cinta makhluk dan lupa kepada Pencipta

Sungguh apa yang disabdakan Rasulallah amatlah benar, dizaman sekarang ini manusia kebanyakan hanya mencintai makhluk dan lupa kepada pencipta, 

Sangat mencintai anak, isteri saudara, mau mati-matian berkorban dan melakukan apapun untuk anak, namun melupakan pengabdian kepada yang menciptakan mereka. 

, sehingga tidak heran terjadi bencana dimana-mana. karena dengan itulah Allah akan membuat manusia ingat kepada-Nya, Jika disuatu negeri juga tidak ada majlis zikir, majlis ilmu dan tak ada yang peduli dengan majlis ini maka turunlah bencana, karena dengan itulah Allah mengingatkan manusia untuk ingat kepadaNya. namun karena didunia ini masih banyak majlis zikir masih banyaak orang-orang yang mengingat Allah hingga akhirnya bencana itupun di tahan oleh Allah. Oleh karena itu marilah kita meramaikan majlis majlis zikir, majlis-majlis ilmu karena Allah akan menurunkan rahmat dan cinta-Nya kepada manusia yang selalu mengingat-Nya.

Rasulallah bersabda

لاتقوم الساعة حتى لايبقى على وجه الارض من يقول الله الله

Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga tidak ada yang tinggal dimuka bumi  yang menyebut Allah Allah

Artinya jika didunia masih banyak manusia yang menyebut Allah dan ingat kepada Allah dan menyemarakkan majlis zikir dan majlis ilmu, maka hari kiamat akan ditunda.

Namun perlu kita sadari majlis-majlis semacam ini sangat sepi peminatnya, walaupun majlis ini hanya 1 jam saja, sangat sedikit orang yang ambil bagian didalamnya. Namun majlis lahwi yang disana manusia bermaksiat dan melupakan Allah amat ramai peminatnya, bahkan tanpa diundang manusia berdatangan menghadirinya walaupun majlis itu berjam-jam atau berhari-hari. 

Ma’asirol Muslimin sidang jum’at R K

Maka mariah kita merenung sejenak dan meresapi kemudian kita melihat diri kita apakah kita termasuk orang yang digambarkan Nabi dalam haditsnya itu.  Jika ia, mari kita semua untuk selalu bertaubat dan memperbaiki diri dengan selalu menyiapkan bekal kita untuk perjalanan kita menuju negri yang kekal, 

1. Lebih mencintai akhirat dari dunia, lebih cinta kematian dari kehidupan, 3. Lebih cinta kubur, daripada istana mewah dunia, bila mencari harta selalu memikirkan hari epenghisaban, bila cinta kepada makhluk, nomor satukan yang menciptakan makhluk. Apabila kita telah memilih itu, maka Allah janjikan kita akan mendapatkan keduanya. Amin ya Allah....ya rabbal ‘alamin

dengan selalu sabar dan istiqomah sembari selalu meminta kekuatan dan petunjuk Allah, karena Allahlah yang menggerakkan setiap anggota badaan kita, Allahlah yang menetapkan hati kita, Allahlah yang mengatur semuanya, dan jika kita mendapatkan kenikmatan dari ketaatan kita maka lihatlah siapa yang memberikan nikmat taat itu bukan melihat ketaatan itu hasil usaha kita, jika kita mendapatkan rizki maka lihatlah yang memberikan kita rizki, karena betapapun sedikitnya rizki kalau diberikan oleh yang Maha Besar akan mendapat barokah dari-Nya.



KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَمَّا بَعْدُ فَيَااَيُّهَا الْحٰضِرُزْنَ. اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

ثَمَّ قَلَ اللهُ تَعَالى فَى الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمْ ( وَالْعَصْرِ ... )

إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلَّونَ عَلَى الَّنِبْيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ....

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Selasa, 02 Desember 2014



Kurikulum 2013 dirancang bertujuan agar peserta didik terbiasa dalam mengaplikasikan akhlak mulia, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakatnya. Peserta didik tidak hanya dituntut cerdas dalam pengetahuan, tetapi juga cerdas dalam aspek sosial dan spiritual, yang nantinya akan melahirkan generasi yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri dengan kehidupan duniawi saja, tetapi dapat menyeimbangkan hubungan baik dengan Allah, hubungan baik dengan sesama manusia dan hubungan baik dengan makhluk lain dan alam sekitar. 

Namun pengaplikasian rancangan tersebut tidak serta merta diiringi dengan kelengkapan bahan-bahan pendukungnya. Baik berupa buku penunjang, petunjuk penilaian, dan lain sebagainya. Akibatnya  banyak guru yang kebingungan, mau dibawa kemana kurikulum ini. karena dalam penerapan kurikulum ini guru harus memikirkan; bagaimana agar bisa menguasai materi pembelajaran yang baru, sementara buku penunjangnya kurang memadai; memikirkan model, media dan pendekatan yang akan dipakai agar materi yang diajarkan bisa terserap oleh pesereta didik; menyiapkan instrumen-instrumen penilaian yang akan dipakai agar dapat menilai semua ranah, dan lain-lain. Belum lagi guru harus mempersiapkan instrumen-insrtumen penilaian yang terdiri dari minimal 4 halaman untuk masing-masing anak dalam setiap tatap muka dan administrasi lain seperti Prota, Promes, Silabus, RPP, dan KKM, yang harus kejar tayang penyelesaiannya, yang setiap waktu didesak oleh kepala sekolah agar diselesaikan. Akibatnya dalam pembelajaran pun guru sibuk dengan penyelesaian ADM yang begitu banyak, sehingga kegiatan pembelajaran berupa transfer of knowledge and transfer of value, menjadi kurang terperhatikan, dan hasil belajar perserta didik menjadi menurun. 

Keadaan seperti ini membuat sebahagian besar guru mengeluh dan tidak sedikit dari mereka yang sering sakit-sakitan : sakit kepala, magh, tensi naik, mata berair, stamina menurun dan lain sebagainya. (berdasarkan hasil diskusi di kelompok Kerja Guru dalam beberapa kali pertemuan). 

Kondisi ini semakin diperparah dengan keputusan Menteri Pendidikan yang menyatakan Kurikulum 2013, hanya diberlakukan bagi sekolah yang siap menjalankannya. Sehingga guru menjadi bingung dan tidak memiliki pondasi yang kuat dalam melaksanakan kurikulum yang sedang diembannya.

Padahal permasalahan pendidikan merupakan permasalahan yang paling utama yang harus menjadi pemikiran berbagai elemen. Apabila baik pengelolaan dalam bidang pendidikan, maka akan baik seluruh aspek dalam sebuah negara, sebaliknya apabila bidang pendidikan tidak baik, akan mengakibatkan kehancuran dalam negara tersebut. Untuk memecahkan masalah ini mestinya pejabat yang berwewenang dalam mengambil keputusan harus melibatkan berbagai elemen, terutama pakar ilmu pendidikan dan guru, tidak hanya berdasarkan kepentingan Politik dan kelompok tertentu saja.

Begitu juga dalam pengaplikasiannya, harus diiringi dengan pedoman, petunjuk dan pendukung lain yang sudah teruji kekuatan dan kebenarannya. Dan tidak kalah penting adalah seluruh guru tanpa terkecuali harus terlebih dahulu diberikan pembekalan, bukan hanya kepada guru tertentu atau yang mewakili saja. karena yang akan melaksanakan kurikulum itu adalah seluruh guru.

Apabila sudah demikinan maka tujuan yang diharapkan yaitu menjadikan peserta didik yang berlilmu dan berakhlakul karimah akan tercapai dengan hasih yang baik, dan tidak ada lagi saling tuding atau kelompok yang akan disalahkan dan tidak perlu adanya pengunduran atau peninjauan ulang Kurikulum. (by:Edhie)